Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Bisnis Thrift Shop?

Apa itu Bisnis Thrift Shop?

Apa kamu pernah membeli pakaian bekas atau preloved? Akhir-akhir ini, tren jual beli pakaian bekas atau yang biasa juga disebut sebagai thrift shop sedang banyak diminati, terutama dikalangan anak muda. Thrifting shop berawal dari adanya tren perloved, yang mana ada seseorang yang menjual barang pribadi miliknya dengan alasan karena sudah bosan atau sebaginya. Lalu kemudian tren ini terus berlanjut ke beberapa media sosial yang akhirnya menjual khusus barang-barang preloved.

Lantas apa yang dimaksud dengan bisnis thrift? dan bagaimana cara memulai bisnis thrifting ini? Nah, pada artikel saya kali ini, saya akan membahas sedikit tentang pengertian bisnis thrifting dan bagaimana cara memulainya. Bagi kamu yang penasaran, simak terus ulasan lengkapnya dibawah ini.

Apa itu bisnis thrift shop?

Secara umum, thrift sendiri memiliki arti penghematan, dan shop adalah belanja. Jadi thrift shop bisa diartikan sebagai toko penghematan. Dimana bisnis thrift shop sendiri berupa jual beli produk bekas dari dalam maupun luar negri.

Umumnya barang yang diperjual belikan adalah barang impor dari luar negri, yang mana barang-barang bekas ini bermerk yang harganya mahal jika dalam kondisi baru. Barang yang perjual belikan biasanya berupa fashion, seperti pakaian, sepatu, tas dan sebagainya.

Beberapa produk thrift shop laris?

Bagi kamu yang baru ingin mencari info tentang bisnis thrift shop ini, kamu juga harus mengetahui tentang produk apa saja yang umumnya dijual belikan di thrifting shop yang memang memiliki banyak konsumennya. Berikut saya uraikan beberapa produk yang umum dijual di bisnis thrift shop yang memiliki peluang market yang luas.

1. Pakaian

Sebagai salah satu kebutuhan primer, tentu pakaian menjadi komoditi yang selalu dicari oleh semua orang. Dibisnis thrift shop sendiri ada banyak jenis pakaian yang bisa kamu jual, seperti kemeja, hoodie, sweater, jeans, dan sebagainya. Selain memilih pakaian yang masih layak jual, kamu juga harus pintar-pintar dalam memilih brands dari pakaian yang akan kamu jual.

2. Sepatu

Selain pakaian, kamu juga bisa menjual sepatu sebagai produk thrift shop kamu. Kamu bisa menjual sepatu-sepatu branded yang langka, atau limited edtion bahkan dengan harga yang lebih mahal jika terdapat kardus atau nota pembelian.

3. Tas

Produk lain yang bisa kamu jual di bisnis thrift shop adalah tas. Banyak sekali tas branded yang bisa kamu jual seperti Louis Vuitton, Gucci, Chanel dan lain-lain. Semakin bagus nama brand dari tas yang kamu jual, tentu harga jual juga semakin tinggi.

Sebenarnya masih banyak produk thrift shop yang bisa kamu jual, seperti jam tangan branded, buku, perhiasan, hingga produk rumah tangga. Tapi kamu juga harus memikirkan target pasar dari produk yang akan kamu jual, apakah mereka yang memiliki ekonomi bawah, menengah, atau atas. Sehingga kamu bisa memutuskan produk thrift shop mana yang akan kamu jual kepada mereka.

Alasan memulai bisnis thrift shop?

Sebelum kamu memulai bisnis thrift shop ini, berikut beberapa alasan yang harus menjadi pertimbangan kamu dalam memulai bisnis thrifting ini. Satu hal yang harus kamu ketahui dalam berbisnis, dalam memulai bisnis tidak ada yang instant, segala sesuatu ada resiko. Kamu juga harus memikirkan hal tersebut.

Berikut beberapa alasan memulai bisnis thrift shop:

  1. Digemari usia remaja
  2. Kekinian
  3. Memiliki banyak peminat
  4. Modal kecil namun memiliki omset cukup besar
  5. Mudah dalam melakukan promosi.

Bagaimana, apa kamu tertarik dengan bisnis thrift shop ini?

Sebelum kamu memulai bisnis thrift shop, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan dalam memulai bisnis ini. Sekali lagi saya katakan, tidak ada jaminan dengan melakukan tips yang akan saya bagikan dibawah ini bisnis thrift shop kamu akan maju dan laris, karena semua hasil akhir dari bisnis kamu ada ditangan kamu sendiri dan bagaimana cara kamu dalam mengelolanya.

Tips memulai bisnis thrift shop?

Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba dalam memulai bisnis thrift shop.

1. Menjual produk yang spesifik

Satu hal yang harus kamu ketahui didalam bisnis ini, bahwa kamu memiliki banyak pesaing. Nah, salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mulai bersaing dengan orang lain yang juga berada dibisnis ini adalah dengan menjual satu produk yang spesifik. Misalnya, hoodie, sweater, jeans, dan sebagainya.

Memfokuskan produk pada satu model saja tentu akan mudahkan kamu dalam mengelola bisnis thrift shop ini, selain itu hal ini juga akan menjadi ciri khas yang akan membedakan toko kamu dengan yang lainnya. Toko thrift shop kamu tentu akan menjadi rujukan konsumen ketika ingin mencari produk tertentu.

2. Menentukan asal produk

Langkah selanjutnya adalah menentukan dari mana produk thrift yang akan kamu jual didapatkan. Kamu harus mencari supplier barang preloved yang berkualitas dan terpercaya, selain itu kamu juga bisa mencari referensi toko dipasar-pasar besar yang menjual berbagai produk preloved atau barang bekas.

Selain itu pertimbangkan juga harga dari barang yang akan kamu jual, kamu harus cari suplier yang masih menjual dengan harga yang masih terjangkau sehingga ketika kamu menjualnya kembali dengan harga yang masih bersaing dengan toko lain.

3. Memperhatikan kebersihan produk

Salah satu faktor penting apabila memutuskan untuk berbisnis pakaian bekas ialah kehigienisan produk. Sebelum dijual, pastikan baju bekas sudah dicuci bersih, diberi wewangian, bila perlu disetrika. Sebaiknya, rendamlah terlebih dahulu dalam air panas untuk menghilangkan bakteri dan kuman di dalamnya.

Apabila kamu tidak mampu membersihkan baju sendiri, kamu bisa melaundry-nya. Meski barang bekas, tapi cobalah untuk menyulap dan mengemasnya layaknya pakaian baru. Ini juga berguna untuk membangun kepercayaan konsumen.

4. Melakukan promosi dan meilih target pasar

Ketika kamu memulai sebuah bisnis, kamu harus rajin dalam melakukan promosi agar toko dan produk yang kamu jual bisa dikenal oleh lebih banyak orang. Lakukan promosi sesuai terget pasar dari produk yang kamu jual, kamu juga bisa memanfaatkan sosial media sebagai media promosi.


Bagaimana, apa kamu sudah paham apa itu thrfit shop? Apa kamu juga tertarik untuk memulai bisnis thrfit shop ini? Meski tampak mudah dan menjanjikan keuntungan yang besar, kamu harus telaten dalam menjalankan bisnis yang satu ini. Selain itu, kamu juga dituntut kecermatan dalam memilih produk preloved (bekas) yang berkualitas yang masih layak untuk dijual kembali.

Selain itu, kamu juga harus memikirkan harga jual yang tepat. Sehingga produk yang kamu jual tidak terlalu mahal, dan masih bersaing dengan toko thrift shop lainnya mengingat produk yang kamu jual adalah barang-barang preloved.

Buka Komentar
Tutup Komentar

Posting Komentar untuk "Apa itu Bisnis Thrift Shop?"

Berlangganan via Email